mudik lebaran 2010: teteeep sereem + mengesalkan

12 Sep 2010

MAU aktif ngisi blog lagi niiiiih, dsc00380

Memang tdk mudik tahun ini, tapi ternyata lumayan nyesel tidak bergabung dengan para pemudik berpacu di jalanan mencari jalan longgar berburu waktu mencapai tujuan. Kalo saya masih tetap berfikir untuk mudik setelah sholat ied. Tapi sepertinya kali ini sudah banyak berfikir yg sama, jadi kurang jitu memanfaatkan hari H untuk mudik ke jawa tengah. Jika idul fitri jatuh di hari jumat, sabtu di satu minggu sebelumnya justru waktu yg nyaman mudik lebaran, termasuk minggu sore atau malam.

Tdk mengira korban meninggal arus mudik tahunan itu lumayan banyak, hari H+1 ternyata sudah 120an orang meninggal saat mudik. Seleksi alam gak sih tuh? Nekad berpacu di arus mudik berujung ajal melayang, tapi saya setuju kapolri bilang akibat kelelahan, yg kurang setuju justru peran pemerintah di segala lini yg saling terkait dan berhubungan langsung dgn aktifitas “exodus fiesta season” ini. Intinya kurang koordinasi maupun kerjasamanya, hasilnya yaaa seperti kita denger lihat dan baca dimana2: macet total.

Sangat setuju sudah makin banyak kantor2 yg mengadakan mudik bareng karyawanya sebagai alternatif menghindari kericuhan dibencana macet di arus mudik. Solusi dengan rel ganda belum juga terealisasi hingga ujung pulau jawa. Via udara pasti sangat mahal, angkutan laut belum sangat dikenal. Selayaknya dikoordinir pengapalan sepeda motor khusus mudik lebaran selain kereta barang untuk angkutan motor mudik kampung halaman.

Jadimudik lebaran 2010: teteeep sereem + mengesalkan, dan saya berhasil menghindarinya dengan cara tinggal di jakarta saja.

Minal aidzin walfaidzin maaf lahir batin

HAN

f1a

click this flower to read more


TAGS lebaran mudik pulang kampung macet mudik arus mudik macet pantura lalulintas macet kebut kebutan lebaran di kampung


-

Author

Follow Me