pelebaran jalan vs pelebaran trotoar

15 Feb 2012

Untuk membasmi macet jakarta , ide pelebaran jalan adalah wajib. Bagaimana tata kota DKI? Saya yakin itu sudah ada, tapi pelaksanaannya tidak konsisten, dan mungkin beda gubernur beda prioritas pekerjaan. Tapi kalo alasan beda prioritas yaaaaa … keterlaluan.

Yangsangat mengenaskan di jalur ruas jalan yg juga dilalui Busway, pemaksaan proyek trans-Jakarta sangat terasa, beberapa titik masih ada jalur bersama ( bercampur Trans-Jakarta dan kendaraaan umum ). Dan yang bikin jengkel masih banyak ruas2 yg memaksakan ruas jalan umum di persempit hingga membuat kendaraan umum harus bergerak perlahan bahkan bergantian. Oke lah proyek Trans-Jakarta tak bisa ditunda, tapi selanjutnya problem2 ini juga perlu ditindaklanjuti.

metsr

Idepelebaran jalanmemang sangat membutuhkan biaya dan negosiasi2 yg panjang, tapi bukannyaproyek2 begini yg diidamkanpara pejabat Pemda ataupun lingkungan bisnis partnernya? Masak sih tidak doyan ngerjain proyek? Dulu adaistilah kalo bisa proyek perbaikan jalan ataupun pengecatan jalan bisa dijadwalkan tiap tahun biar ada kerjaan dan bagi2 komisi dengan kontraktor, isunya seperti itu.

Ide pelebaran trotoar juga wajib dijalankan segera. Sebagai ibukota pelebaran trotoar adalahsalah satu agenda mempercantik kota dan menyamankan para pejalan kaki. Dan kedua ide pelebaran inibukan hal yg saling bergantian dijalankan karena ada kegiatan pembebasan tanah dan biayapenggantian tanah ke para pemilik tanah disepanjang jalan tsb.

Ide saya dibuatkan peraturan daerah untuk jalan2 umum dan trotoarnya:

1. Jalan2 utama yang dilalui Bis kotaminimum ber lajur 3 baris kendaraan di satu arahnya, jadi bila 2 arah minimum 6 barislajur kendaraan, dan bertrotoar selebarminimum 4 meter disisinya masing2. Parkir disepanjang jalan ini juga di larang karena merupakan jalan utama.

2. Jalan2umum lainnya yg dilalui metromini / mikrolet wajibberlajur 2 baris kendaraan di satu arahnya, yang berarti minimum ada 4 baris lajur kendaraan untuk 2 arahnya. Serta minimum 3 meter lebar trotoar di masing2 sisi jalannya.

3. Trotoar hanya untuk pejalan kaki, tanaman penghijauan dan halte bis serta tempat2 sampah.

imagesca8gmtdlSelama ini masih banyak jalan umum di DKI dilewati kendaraan angkutan umum dengan hanya 2 baris kendaraan untuk 2 arah lajur kendaraan. Bila ada angkutan berhenti menaikan ataupun menurunkan penumpang, kendaraan dibelakangnya akan terhambat lama, apalagi sekarang tidak ada keneknya di angkot tsb, proses bayar dan memberikan uang kembalian sangat menyita waktu, mungkin saran untuk bayar sebelum penumpang turun juga perlu digalakan.

Ide saya diatas juga untuk menanggulangi problem lainnya, yaitu pemakaian trotoar selain pejalan kaki, problem yg dilematis adalah dipakainya untuk berjualan pedagang kaki-5 dan para pengendara motor yg semena-mena melaluinya dengan bebas. Sikap disiplin polisi dan penilangan kendaraan bermotor selayaknya rajin melakukan sidak di jam sibuk pagi dan sore hari. Yg satu ini masak sih polisi gk suka nilang, biasanya sering dijumpai kelompok2 polisi melakukan razia surat2 kendaraan saja.

Pastinya perlu di siasati juga agar motor2 itu tidak naik ke trotoar dan menggangu kenyamanan para pejalan kaki. Termasuk para pedagang kaki-5, mungkin ini tugas satpol pp yg biasanya rajin menertibkan para pedagang kaki5.

Ada baiknya kerapihan daerah bisa juga dilombakan antar RW/ kelurahan ditiap tahun , terutama diumumkan diultah jakarta. 5 area terbaik bisa diumumkan mendapat hadiah yg menarik dan perlu juga 50 daerah dengan kriteria tidak baik, maupun tidak baik sekali bisa dibeberkan agar bisa saling berlomba merapikan daerah2nya.

Ide untuk kebaikan gk ada salahnya kan? Bagaimana dengan ide anda?


TAGS bis kota polisi jakarta dki jakarta pelebaran jalan pelebaran trotoar pejalan kaki pengendara motor pedagang kaki lima pemakai trotoar metromini kopaja biker disiplin tilang kendaraan jalan raya pembebasan lahan masalah macet masalah penduduk


-

Author

Follow Me